
Langsa –Dapat dipastikan pada tahun ajaran 2017-2018 ini, para peserta didik di sekolah unggul Yayasan Cut nyak dhien langsa secara resmi mengikuti Ujian Nasional (UN) untuk yang pertama kalinya sejak berdirinya sekolah tersebut 3 tahun yang lalu.
“Allhamdulillah, anak-anak
juga terkesan kelihatannya,sudah tidak sabar menanti datang hari H pelaksanaan
UN tersebut, demikian disampaikan
oleh Abdul Rahman
Tahir S.Pd, Kepala Sekolah SMA Unggul Cut Nyak Dhien ketika diwawancarai oleh wartawan Atjehupdate.com, Jumat,(06/01/17).
Abdul Rahman menambahkan, kami sebagai kepala sekolah
beserta seluruh dewan guru yang bertugas SMA Unggul ini juga telah melakukan
berbagai persiapan untuk menyambut datangnya pelaksanaan UN mendatang.
Ketika disinggung tentang jumlah murid di sekolah tersebut,
Ketika disinggung tentang jumlah murid di sekolah tersebut,
Abdul
Rahman Tahir secara rinci menjelaskan, bahwa keseluruhan murid yang ada di SMA Unggul
milik Yayasan tersebut saat ini
baru berjumlah 60 orang, terdiri
dari kelas 1 sampai dengan kelas III.
Meskipun demikian lanjutnya, dalam berbagai even
yang yelah kita ikuti selama ini, baik ditingkat langsa maupun diluar langsa, anak didik kita selalu membawa pulang prestasi
yang terbilang baik, seperti juara 2 yang kita raih saat digelarnya kompetisi debat PAI (Pendidikan Agama
Isalam) yang di adakan oleh Kantor Departemen Agama Kota Langsa.
Juara 2 Putra pada MTQ Kota Langsa, Juara 3 juga diraih anak kita
dikelas III atas nama Nur Alaiyah yang mengikuti Kompetisi Pidato berbahasa Inggris yang digelar oleh
Madrasah Aliyah yang diadakan oleh PT Arun NGL..
Lebih jauh
dikatakannya, untuk kedepan, pada saat penerimaan murid
baru tahun
ajaran 2017-2018 mendatang, kita akan menyediakan berupa hadiah uang tunai sebesar Rp 2 juta bagi anak-anak yang
mendapatkan rengking 1 sampai dengan rangking 5.
“Dan pemberian hadiah berupa uang tunai tersebut juga sudah di amini oleh Ketua Yayasan Cut Nyak Dhien Langsa, yaitu bapak Ir. H .Zainal Abidin, BIE.,MM” jelas Abdul Rahman Taher S.Pd.
“Dan pemberian hadiah berupa uang tunai tersebut juga sudah di amini oleh Ketua Yayasan Cut Nyak Dhien Langsa, yaitu bapak Ir. H .Zainal Abidin, BIE.,MM” jelas Abdul Rahman Taher S.Pd.
Mengakhiri wawancara dengan Atjehupdate.com, kepala sekolah swasta ini
menambahkan, “Disekolah kita ini para peserta didik sehari-harinya
diwajibkan menggunakan 2 bahasa,
yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris.
Mengenai jadwal belajar yang kita lakukan selain pada pagi dan siang hari, sekolah ini juga memiliki jam belajar pada malam hari .
Proses belajar mengajar di sekolah ini melalui bimbingan dan pengawasan dari 18 tenaga pengajar yang rata-rata memiliki kompetensi yang unggul dalam keilmuannya”. [Eff/RED]
Mengenai jadwal belajar yang kita lakukan selain pada pagi dan siang hari, sekolah ini juga memiliki jam belajar pada malam hari .
Proses belajar mengajar di sekolah ini melalui bimbingan dan pengawasan dari 18 tenaga pengajar yang rata-rata memiliki kompetensi yang unggul dalam keilmuannya”. [Eff/RED]
0 komentar:
Post a Comment