IST
JAKARTA
-- Navias Tanjung, seorang bapak 53 tahun, mengirimkan surat terbuka kepada
Presiden Joko Widodo di akun Facebook miliknya.
Surat tersebut berisi kritikan
keras terhadap sejumlah kebijakan yang telah diambil Presiden Jokowi, termasuk
soal proyek tol laut, kapal sapi, hingga rencana pembangunan kereta cepat.
Lelaki asal Bukittinggi, Sumatra Barat, itu mengaku mendapatkan keluhan dan rasa kekecewaan dari masyarakat terkait kebijakan-kebijakan Presiden Joko Widodo.
Lelaki asal Bukittinggi, Sumatra Barat, itu mengaku mendapatkan keluhan dan rasa kekecewaan dari masyarakat terkait kebijakan-kebijakan Presiden Joko Widodo.
Selama ini, ujar Navias, kebijakan yang telah dibuat Presiden Jokowi
justru menghabiskan uang negara tanpa ada manfaat langsung terhadap masyarakat.
''Ini adalah akumulasi kekecewaan yang saya temukan di masyarakat. Rata-rata mereka itu semua kecewa. Setiap kebijakan Jokowi yang telah berlalu itu hanya menghabiskan dana yang tidak ada manfaat,'' ujar Navias
''Ini adalah akumulasi kekecewaan yang saya temukan di masyarakat. Rata-rata mereka itu semua kecewa. Setiap kebijakan Jokowi yang telah berlalu itu hanya menghabiskan dana yang tidak ada manfaat,'' ujar Navias
Navias pun memberi contoh, salah satu kebijakan yang menghabiskan uang negara adalah proyek tol laut. Menurut dia, kapal yang dibeli untuk proyek tol laut adalah kapal-kapal tua. Kapal tersebut sudah berusia lebih dari 25 tahun.
''Sudah ada dua kapal tol laut
yang sudah dipastikan rusak berat, bahkan sebelum digunakan. Jadi itu semua
merugikan. Jadi pengelolaannya itu saya rasa banyak yang sia-sia,'' ujar pria
yang pernah berprofesi sebagai nakhoda tersebut.
Sebelumnya, Navias sempat mengunggah surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo ke akun Facebooknya pada 11 Agustus silam. Dalam surat itu, Navias bahkan mengaku siap jika nantinya terkena kasus hukum lantaran surat terbuka tersebut.
Sebelumnya, Navias sempat mengunggah surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo ke akun Facebooknya pada 11 Agustus silam. Dalam surat itu, Navias bahkan mengaku siap jika nantinya terkena kasus hukum lantaran surat terbuka tersebut.
Ini isi
surat Navis Tanjung :
SURAT TERBUKA UNTUK PRESIDEN
Dari sekian ratus juta rakyat Indonesia, baru kali ini ada yang
berani mengkritik blak2an
Berikut
ini isi surat terbuka Navias Tanjung untuk Presiden Joko Widodo:
1
: Anda terpilih jadi presiden bukan secara cuma2 tetapi memakai biaya
negara Rp 7,9 triliun data KPU.
2
: Uang yang ludes sebanyak itu adalah untuk masa jabatan 5 tahun atau 1.825
hari.
3
: Jika dibagi rata uang rakyat di negara ini telah ludes Rp 4,328 miliar per
hari. (Empat miliar tiga ratus dua puluh delapan juta rupiah per hari ).
4
: Apa janji Anda pada kami rakyat Indonesia saat kampanye dulu. Ada 66 janji
Anda yang dipegang rakyat semua media juga mencatat tidak satu pun Anda tepati.
5
: Hasil survei Indobarometer minggu ini menyatakan Anda telah mengecewakan 95
persen rakyat Indonesia.
6
: Menurut analisa saya, Anda telah melakukan pemborosan uang negara tanpa
perhitungan cermat dalam bidang pembiayaan pengeluaran negara, sudah puluhan
triliun uang negara ini ludes tanpa manfaat.
7
: Ada ratusan triliun lagi uang negara ini yang akan hancur atas kebijakan2
anda bakal jadi beban masa depan bangsa.
8
.Sampai ini hari masa jabatan Anda baru berkisar 650 hari , dan utang negara
telah bertambah hampir 900 triliun, berarti kehadiran Anda sebagai presiden
telah menambah utang negara lebih dari Rp 1,3 triliun setiap hari.
9
: Anda telah menghancurkan kehidupan buruh di negara ini dengan mendatangkan
kuli-kuli dari Cina. Apakah ini janji Anda tentang peluang 10 juta lapangan
kerja.
10
: Saya mencatat mulai dari Esemka, Kapal Sapi, Tol Laut, Kereta Cepat, Traktor
Tangan, Kartu-kartu Aladin, adalah pemborosan sia-sia dan Bullshit semua.
11
: Saya Navias Tanjung 9 tahun lebih tua daripada Anda menyampaikan ini pada
Anda karena cemas melihat kondisi negara saat ini yang terparah sepanjang
sejarah.
12
: Jika Anda selaku presiden berpendapat ini pencemaran untuk Anda silakan gugat
saya secara hukum, saya nonpartisan, akan saya uraikan seluruh
kebijakan-kebijakan Anda di depan rakyat di pengadilan secara rinci agar mereka
jadi juri sebuah kebenaran.
(ttd
Navias Tanjung 11/08/16)

0 komentar:
Post a Comment