LANGSA - Keberadaan judi Toto Gelap
(Togel) di Kota Langsa-Aceh lebih baik dilegalkan saja dengan membuat Qanun
(Peraturan Daerah) khusus mengatur tentang itu. Karena hingga kini aparat
kepolisian dan pihak terkait di Pemko Langsa tampaknya sudah tidak mampu
memberantas tuntas penyakit masyarakat tersebut, karena bisnis haram ini sudah
tiga generasi diorganisir oleh WNI turunan bermata sipit.
"Kalau
pollisi saja sudah tidak mampu lagi menggulung sindikat Togel di Langsa,
apalagi yang bisa diharapkan. Lebih baik judi itu di legalkan saja. Kan lumayan
bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Langsa juga,"demikian
diungkapkan Direktur Eksekutif Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah dengan nada kesal
kepada atjehupdate.com, Minggu (5/3).
Menurut
Sayed, pihaknya merasa prihatin dengan kinerja pihak kepolisian Polres Langsa yang
belum mampu menggulung sindikat Togel Langsa. Padahal secara kasat mata,
aktifitas judi Togel ini sudah jelas siapa bandarnya. Tapi semua pihak terkesan
tutup mata dengan maraknya peredaran Togel yang telah merusak moral sebagian
besar warga Kota Langsa.
Untuk
itu Sayed Zahirsyah menawarkan solusi terbaik bagi pimpinan daerah di Pemko
Langsa agar melegalkan saja keberadaan togel di Langsa, hingga pihak kepolisian
tidak akan dipesalahkan. Karena keberadaan togel yang jelas-jelas ilegal saja
sudah puluhan tahun tidak berhasil diberantas secara tuntas oleh Pemko Langsa.
"Jadi
lebih baik di legalkan saja togel ini. Panleg DPRK Langsa harus merancang Qanun
baru untuk melegalkan togel di Langsa. Jangan lupa dalam pasal Qanun nya nanti
dicantumkan kompensasi yang menguntungkan daerah dan meningkatkan PAD Kota Langsa
juga," demikian kata Sayed Zahirsyah dengan raut wajah kecewa menyikapi kinerja
aparat berwenang yang hingga kini belum mampu menggulung sindikat togel Langsa.
Sebelumnya,
fenomena judi Toto Gelap (Togel) di Kota Langsa merupakan persoalan klasic yang
hingga kini peredarannya sangat leluasa menggerogoti sendi-sendi ekonomi rakyat
terutama rakyat kelas menengah kebawah. Belum diketahui kendala apa yang
dihadapi aparat penegak hukum seperti Wilayatul Hisbah (WH) dan institusi
kepolisian Polres Langsa, sehingga sindikat Togel di Langsa belum berhasil di
gulung secara tuntas. Malah aktifitas bandar Togel dan pelanggannya yaitu
rakyat kelas menengah kebawah yang terbuai mimpi, begitu leluasa seolah
keberadaan Togel tersebut sudah Legal.
Berdasarkan
penelusuran Wartawan dari berbagai sumber yang layak dipercaya, dinasti bandar
besar Togel di Langsa ternyata adalah WNI keturunan yang bermata sipit dan
sudah tiga generasi "bertahta" dengan leluasa di Kota Langsa. Riwayat
lengkapnya yaitu dimulai pada dekade tahun 70 an dimana seorang WNI turunan
berinisial TH menjadi raja togel pertama di Langsa yang sangat terkenal pada
masa nya.
Aktifitas
judi Togel dibawah kendali TH saat itu begitu leluasa dan melegenda karena
perangkat hukum saat itu juga sangat lemah dan terbatas untuk menggulung bandar
togel tersebut. Setelah TH pensiun selanjutnya tahta bandar besar togel Langsa
diambil alih oleh menantu perempuannya berinisial WL, yang sepak terjangnya
sangat fenomenal pada dekade tahun 2000 an keatas.
Malah
WL yang saat itu dijuluki Ratu Togel Langsa sukses mengalahkan pendahulunya dan
berhasil membuat warga terhipnotis dengan togel. Namun ditengah popularitas WL
sebagai Ratu Togel saat itu, banyak LSM, mahasiswa dan tokoh masyarakat yang
menentang togel mulai buka suara dan meminta aparat kepolisian menggulung
sindikat togel di Langsa karena
keberadaannya dinilai telah meresahkan masyarakat.
Hasilnya,
WL si Ratu Togel akhirnya ditangkap dan harus menjalani masa-masa sulit di
Lembaga Pemasyarakatan (LP) Langsa. Pasca ditangkapnya WL, dinasti bandar togel
besar di Langsa sempat vakum beberapa saat. Tapi, ketika situasi dan kondisi
sudah mulai kondusif, generasi ketiga bandar Togel Langsa muncul kembali. Dia
adalah AS yang merupakan anak dari WL mantan Ratu Togel Langsa. AS yang secara
otomatis mengambil alih dinasti bandar togel ini, melakukan aktifitasnya hingga
sekarang. Malah aktifitas bandar togel yang dilakukan AS lebih dasyat.[ZAL]

0 komentar:
Post a Comment