LANGSA
– Iring-iringan
mobil dan kenderaan roda dua milik pasangan calon Walikota - Wakil Walikota
Langsa nomor urut 3, Fazlun Hasan-Syahyizar AKA (Fajar), diduga mendapat
serangan lemparan batu , Sabtu (11/2/2017) dini hari.
Akibat lemparan batu dimaksud,
seorang relawan tim Fajar, bernama Safariah (37 tahun) warga Simpang Lhee
Kecamatan Langsa Barat, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Kota Langsa guna mendapat perawatan medis, karena menderita luka memar di
bagian kepala dan hantaman keras di sekitar punggung belakang.
Berdasarkan keterangan yang
dihimpun, awalnya pasangan calon Fazlun Hasan-Syahyuzar melaksanakan pertemuan
dialogis dengan warga Simpang Lhee Kecamatan Langsa Barat, tepatnya persis di
depan terminal baru Kota Langsa, Jum’at (10/2/2017) sekira pukul 21.00 Wib.
Saat pertemuan dialogis berlangsung,
sejumlah tim pemenangan Umara tampak berseliweran di sekitar lokasi acara. Usai
kampanye dialogis, tim Fajar bergerak pulang secara berkonvoi. Setibanya di
depan gudang Aqua Jl Medan-Banda Aceh Desa Simpang Lhee, terjadi pelemparan
batu oleh oknum yang diduga dari tim lawan.
Dilempar di daerah gudang Aqua Desa
Simpang Lhee, tapi korban masih bertahan hingga terjatuh di kawasan Matang
Seulimeng karena hendak memberitahukan kepada tim relawan lainnya akan ada
penghadangan oleh pihak lain,” ujar Ucok seorang relawan Fajar.
Calon Walikota nomor urut 3, Fazlun
Hasan bersama tim pemenangannya menanggapi serius aksi pelemparan dimaksud.
Pihaknya, akan melaporkan kasus itu ke Polres Langsa untuk ditindaklanjuti
sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kita laporkan kasus ini agar
bisa dicari pelakunya. Ini tidak bisa ditolerir,” cetus Fazlun.
Kapolres Langsa, AKBP H Iskandar ZA,
SIK mengatakan bahwa kasus pelemparan tersebut jangan dikaitkan dengan partai
politik lainnya, karena sejauh ini informasinya masih simpang siur dan minimnya
bukti serta saksi-saksi.
“Kita himbau jajaran Polres untuk
menindaklanjuti menyelidiki serta mencari saksi-saksi yang melihat kejadian
tersebut,” jelas Kapolres.[Red]

0 komentar:
Post a Comment