ACEH
TAMIANG – Orasi T.A Khalid dalam kampanye akbar partai Aceh di Tamiang, mendapat
kecaman keras dari mantan kombatan GAM di wilayah itu.
Menebar provokasi dan ancaman yang
malah dapat menyulut perpecahan di kalangan masyarakat. Pernyataan itu
disampaikan oleh ketua Partai Gerindra Propinsi Aceh ini pada kampanye calon
Bupati – Wakil Bupati Aceh Tamiang di lapangan Tanah Terban Kecamatan Karang
Baru, Selasa (07/02/2017).
Disaat
seluruh maryakat dan penyelenggaran kampanye menginginkan pilkada aceh yang
damai, malah gertakan tersebut dilontarkan oleh ketua partai nasional ini.
"Sangat
disayangkan tentunya, karena nada
ancaman dan provokasi itu keluar dari mulut seorang yang ingin jadi pemimpin,
karena semestinya Khalid harus menjadi contoh yang baik, bahkan harus mampu
menjadi penyejuk kala dia hadir dihadapan masyarakat," kata Abdul Mukti.
Tindakan
yang konyol dan dinilai menyulut perpecahan ini mendapat kecaman dan tantangan
dari Abdul Mukti alias Si Teh yang juga mantan Kombatan (GAM) di wilayah Aceh
Tamiang.
”T.A. Khalid pembohong, hanya karena ingin menang dia coba
mengancam masyarakat, saya dan kawan-kawan mantan kombatan siap berada di garda
terdepan untuk membela NKRI dan menjaga perdamaian,” jelasnya.
“Kalau
hal itu menjadi kenyataan, maka kami akan ada untuk menantang mereka dalam
upaya menjaga perdamaian Aceh agar tetap utuh dalam wilayah NKRI” imbuhnya.
Dia
juga berharap, agar masyarakat tidak perlu khawatir, karena itu hanya
pembohongan dan masyarakat saat ini dinilai sudah sangat cerdas, hingga tidak
mudah lagi percaya dengan provokasi seperti itu.
Si Teh menghimbau kepada masyarakat Aceh agar memilih calon
pemimpin yang punya akhlak dan mampu membawa kesejahteraan, maka pilihlah
pemimpin yang baik, jangan biarkan orang munafik memimpin tanah Aceh ini.[Red]

0 komentar:
Post a Comment