Foto Rumah Fazlu Hasan Di Gampong Meutia
LANGSA - Sejumlah oknum dari kelompok
tertentu, Selasa (14/2) sekitar pukul 03.00 Wib dini hari, dengan menggunakan
tiga unit mobil, mencoba menebar teror di rumah Calon Walikota Langsa nomor
urut 3 Fazlun Hasan di kawasan Gampong Meutia Kecamatan Langsa Kota. Beruntung
aksi teror belum sempat terjadi, karena dipergoki oleh tim Satgas Patron dan
relawan yang sampai pagi hari berjaga-jaga di rumah Fazlun Hasan, yang juga
dijadikan sebagai Posko Induk Tim Pemenangan Calon Walikota tersebut.
Salah
seorang tim relawan Fazlun Hasan yang menjadi saksi insiden tersebut, Ucok
(40), kepada Wartawan menjelaskan saat itu sekitar pukul 03.00 Wib dini hari,
tiga unit mobil masing-masing jenis Avanza
Bk 1600, Pajero sport BK 1990, dan Grand Livina, diduga melakukan pengintaian
di kawasan rumah Fazlun Hasan dengan menghentikan mobil mereka di dekat Masjid
Gampong Meutia yang hanya berjarak beberapa meter dari rumah Fazlun Hasan.
Tidak
diketahui motifnya, 3(tiga) unit mobil tersebut berhenti di sekitar rumah
Fazlun Hasan pada saat jam orang-orang sedang tertidur lelap. Melihat gelagat
yang mencurigakan selanjutnya Ucok dan beberapa orang tim relawan lainnya
termasuk Satgas Patron menghampiri
ketiga mobil dimaksud.
"Saat
kami datangi mereka panik dan langsung mencoba menabrak relawan pemenangan
Fazlun Hasan. Untung saja tidak ada anggota kami yang kena tabrak dan selamat
dari insiden itu," kata Ucok.
Dilanjutkannya, ketika mobil dari kelompok tertentu itu
mencoba menabrak, tim relawan Fazlun
Hasan tersulut emosi dan secara spontan melemparkan batu dan kayu kearah mobil
itu, hingga ketiga mobil itu melaju kencang meninggalkan lokasi. "Wajar
kami curiga masak tengah malam gini mereka melakukan pengintaian. Apa ini bukan
bentuk dari penebaran teror, "ujar Ucok.
Sementara,
tidak berapa lama kemudian diperoleh informasi beberapa orang yang menggunakan
mobil penebar teror di rumah Fazlun Hasan berhasil diamankan oleh aparat
Kepolisian Polres Langsa. Salah seorang yang santer dikabarkan telah diamankan
oleh Polres Langsa atas kejadian tersebut adalah berprofesi sebagai Wartawan.
Sementara
itu Kapolres Langsa, AKBP Iskandar belum berhasil didapat konfirmasinya terkait
insiden tersebut.(ZAL)

0 komentar:
Post a Comment