MOTO GP - Team Principal Repsol Honda sekaligus
Direktur Komunikasi dan Marketing Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo
baru-baru ini membeberkan kepada Crash.net soal alasan mengapa pihaknya
mempertahankan Dani Pedrosa setidaknya sampai akhir 2018 mendatang, yakni
keputusan yang dinilai 'nekat' oleh banyak pihak.
Pedrosa
yang merupakan tiga kali juara dunia, turun di MotoGP sejak 2006. Sayang,
selama sebelas tahun membela Repsol Honda, ia tak kunjung meraih gelar. Padahal
ia tak pernah terlempar dari enam besar setiap musimnya, bahkan tiga kali
menduduki peringkat runner up dan tiga kali menduduki peringkat ketiga.
"Pada
intinya kita tahu Dani salah satu rider terkuat MotoGP, dan salah satu dari
sedikit rider yang mampu menang setiap musim. Kami juga mengenalnya dengan
sangat baik, kami tahu poin 'plus'-nya dan kami masih yakin poin 'plus' ini
jauh lebih banyak ketimbang 'minus'-nya. Jadi tak ada alasan bagi kami untuk
mencari rider lain," ujar Suppo.
Dengan
hanya meraih satu kemenangan tahun lalu, Pedrosa diyakini Suppo akan tampil
lebih kompetitif tahun ini, mengingat rider Spanyol tersebut cukup puas atas
performa RC213V selama uji coba pramusim Malaysia di Sirkuit Sepang dua pekan
lalu.
"Rider
kami kini lebih puas atas performa motor kami ketimbang tahun lalu. Tentu
mereka belum 100 persen senang, dan kami masih harus bekerja, namun kami
memulai uji coba dengan dasar yang lebih baik dari tahun lalu. Orang sering
lupa bahwa bahwa uji coba hanyalah uji coba, dan selalu mudah mengambil
kesimpulan sedini ini," pungkasnya.(sport)


0 komentar:
Post a Comment